Semen Putih: Fungsi, Keunggulan dan Harga Terbaru

3 min read

Semen Putih, harga, kelebihan dan kekurangan

Semen putih merupakan salah satu bahan material bangunan yang sering digunakan, biasanya untuk pelapis dinding bagian luar, berikut ini adalah fungsi, keunggulan dan harga semen putih dari berbagai merek terbaru bulan Mei 2022 yang akan kami ulas secara lengkap.

Apa itu Semen Putih?

Dalam dunia konstruksi, selain semen biasa atau portland cement yang biasa kita kenal dengan warna abu-abu, ada jenis semen lain yaitu semen putih.

Sesuai dengan namanya, semen ini mempunyai warna putih bersih, penyebab warna putih ini dikarenakan bahan semen putih mempunyai sedikit perbedaan dengan semen biasa.

Semen putih mempunyai kandungan besi dan mangan yang jauh lebih sedikit dari semen biasa sehingga warnanya menjadi lebih cerah.

Semen putih mempunyai tekstur yang lebih halus dari semen biasa, selain itu karena mempunyai warna dasar putih yang netral, semen putih paling cocok untuk dijadikan material dekorasi atau estetika bangunan.

Fungsi Semen Putih

Karena sifatnya yang lembut dan mempunyai warna yang cerah, semen putih mempunyai fungsi yang sangat banyak khususnya untuk dekorasi bangunan.

Contoh pengaplikasian semen putih yaitu pada bagian luar tembok, Anda bisa menggunakan semen putih sebagai pelapis tembok yang sudah di aci menggunakan semen biasa.

Penggunaan semen putih ini bertujuan agar pori-pori tembok tertutup sempurna sehingga tidak mudah retak atau terkelupas serta akan mempermudah dalam proses pengecatan.

Baca Juga :  Harga Pasir Bangunan Terbaru

Selain itu, semen putih juga bisa digunakan untuk menambal bagian dinding yang retak atau berlubang, Anda bisa menggunakan campuran semen putih dan plamir untuk menambal dinding, cukup menutup bagian dinding dengan campuran tersebut hingga rata, lalu diamkan beberapa jam dan dinding Anda akan kembali seperti baru.

Perbedaan Semen Putih dengan Semen Biasa

Semen putih cukup sering digunakan sebagai material bangunan, khususnya sebagai material untuk dekorasi atau finishing, lalu apa saja perbedaan semen putih dan semen biasa?

Berikut ini adalah perbedaan semen putih dan semen biasa yang bisa Anda perhatikan.

Semen PutihSemen Biasa
Biasanya digunakan untuk keperluan dekoratif dan finishing bangunan.Biasanya digunakan sebagai perekat antar material bangunan, pondasi atau beton.
Harga jual lebih mahal.Harga jual relatif lebih murah.
Proses pengeringan memakan waktu yang lebih lama.Proses pengeringan lebih cepat.
Lebih mudah untuk diaplikasikan.Membutuhkan banyak campuran agar bisa menjadi kuat dan aman untuk digunakan.
Tekstur sangat lembut dan halus.Tekstur lebih kasar.
Mempunyai kandungan besi dan mangan yang sedikit sehingga berwarna putih.Mempunyai banyak kandungan besi dan mangan sehingga berwarna abu-abu.

Keunggulan Semen Putih

Sebagai material yang banyak digunakan untuk dekorasi atau mempercantik bangunan, semen putih mempunyai berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh semen biasa.

Berikut ini adalah berbagai keunggulan semen putih:

1. Lebih Ramah Lingkungan

Keunggulan pertama yang dimiliki semen putih adalah sifatnya yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan semen biasa.

Semen putih lebih ramah lingkungan karena bahan dasarnya yang mempunyai kandungan besi dan mangan yang lebih sedikit.

Dengan komposisi tersebut, semen putih jauh lebih aman digunakan untuk bahan pelapis atau finishing yang bersentuhan langsung dengan anggota tubuh kita.

Baca Juga :  Daftar Harga Asbes Berbagai Merek

2. Mempunyai Warna Dasar yang Cerah dan Alami

Berbeda dengan semen biasa yang berwarna abu-abu, semen putih mempunyai warna dasar putih yang alami, warna putih ini sangat berguna ketika diaplikasikan pada dinding sehingga akan menghemat penggunaan cat.

Bahkan Anda juga bisa menjadikan semen putih ini sebagai pengganti cat, dinding dengan lapisan semen putih tanpa cat banyak digunakan pada bangunan-bangunan dengan konsep industrial.

3. Menghaluskan Permukaan Dinding

Keunggulan semen putih yang selanjutnya adalah bisa menghaluskan permukaan dinding, semen putih mempunyai struktur yang lebih lembut dan halus dibandingkan dengan semen biasa, dengan sifat tersebut semen putih biasanya digunakan sebagai material pelapis dinding sebelum dilakukan pengecatan.

4. Digunakan Mengisi Celah pada Pemasangan Keramik

Semen putih juga bisa digunakan sebagai material penutup celah saat pemasangan keramik, karena sifatnya yang halus dan warna nya yang putih, semen putih merupakan material yang tepat untuk menutup celah pada pemasangan keramik baik di lantai atau di dinding.

5. Sebagai Bahan Perekat Granit

Semen putih juga bisa digunakan untuk merekatkan granit pada dinding, bagi Anda yang ingin memasang granit pada dinding dapur atau pada tempat lain, semen putih adalah material perekat yang sangat bagus.

Granit yang berat dan besar akan merekat kuat pada dinding dengan bantuan semen putih, Anda juga bisa menambahkan lem pada campuran semen putih agar granit melekat lebih kuat lagi.

6. Tahan Air

Karena materialnya yang sangat halus dan lembut, ketika sudah mengering semen putih akan mempunyai pori-pori yang sangat minim, dengan pori-pori yang sangat halus tersebut membuat semen putih menjadi material pelapis tahan air yang sering digunakan pada penampungan air, dinding ataupun kamar mandi.

Baca Juga :  Harga Cat Tembok Berbagai Merek

7. Memperkuat Lapisan Tembok

Keunggulan semen putih yang terakhir yaitu bisa digunakan sebagai material untuk memperkuat lapisan tembok, penggunaan semen putih pada lapisan tembok selain sebagai estetika, juga berfungsi untuk memperkuat tembok agar tidak mudah lapuk atau terkena resapan air hujan.

Kekurangan Semen Putih

Selain berbagai kelebihan yang sudah kami jelaskan diatas, semen putih tentu saja mempunyai kekurangan, berikut ini adalah beberapa kekurangan dari semen putih dibandingkan dengan semen biasa.

1. Proses Pengeringan Lama

Kekurangan semen putih dibandingkan dengan semen biasa yang pertama adalah proses pengeringannya yang cukup lama, hal ini disebabkan oleh kadungan besi dan mangan yang lebih sedikit dibandingkan dengan semen biasa.

Oleh sebab itu, semen putih tidak cocok untuk dijadikan bahan pelekat material utama seperti semen biasa karena proses pengeringannya memakan waktu yang lama.

Namun, jika digunakan untuk lapisan luar dinding proses pengeringan tidak menjadi masalah, karena ketebalan semen yang digunakan sebagai pelapis cukup tipis sehingga lebih mudah kering.

2. Mudah Kotor

Seperti yang telah diketahui bahwa semen putih mempunyai warna dasar putih alami, warna putih ini mempunyai sifat yang mudah kotor jika terkena noda.

Maka dari itu, penggunaan semen putih sebagai pelapis dinding sebaiknya dilapisi lagi dengan cat tembok yang bagus yang mempunyai sifat anti noda atau mudah dibersihkan.

3. Harganya Relatif Mahal

Kekurangan semen putih yang terakhir adalah harganya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan semen biasa, harga semen putih lebih mahal karena komposisi semen putih agar berbeda dengan semen biasa dan proses pembuatannya lebih sulit.

Untuk mengetahui perbandingan harga semen putih dan harga semen biasa, dibawah ini adalah tabel harga semen putih yang bisa Anda cermati.

Harga Semen Putih Mei 2022

Merek SemenHarga per Sak
Semen Putih Tiga RodaRp. 100.000
Semen Putih Plamur KingkongRp. 130.000
Semen Putih GajahRp. 105.000
Acian HebelRp. 80.000
Aacian PutihRp. 80.000
Semen Putih Jaguar PlatinumRp. 85.000
Semen Putih Jaguar PremiumRp. 60.000
Semen Putih YosamiRp. 75.000
Semen Putih GMLRp. 95.000
Semen Putih SuryaRp. 85.000
Semen Putih GresikRp. 85.000
Semen Putih Tiga Roda White MortarRp. 90.000
Semen Putih Mortar Pro 867Rp. 120.000

Kesimpulan

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan tentang semen putih, dari mulai pengertian, fungsi, keunggulan, kekurangan dan harga terbaru semen putih.

Semoga informasi tentang semen putih tersebut bermanfaat, perlu Anda ketahui bahwa harga diatas bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan, harga diatas bisa Anda jadikan acuan namun harus memastikan kembali ke toko bangunan atau distributor semen di kota Anda untuk mendapatkan harga yang lebih akurat.