Upah Tukang Bangunan di Banyuwangi Harian dan Borongan

3 min read

Upah tukang bangunan borongan dan harian

Upah Tukang Bangunan di Banyuwangi 2022 – Bagi Anda yang berniat mendirikan rumah atau melakukan renovasi bangunan di Banyuwangi, selain harus memperhatikan harga bahan bangunan di Banyuwangi dan kwalitas material yang bakal Anda beli, Anda juga harus mengetahui besaran upah tukang bangunan yang akan Anda pekerjakan.

Dengan mengetahui upah tukang bangunan baik dengan sistem pembayaran harian atau dengan sistem borongan, Anda akan lebih gampang untuk merencanakan anggaran sebelum membangun rumah atau hunian.

Tukang bangunan menjadi unsur yang sangat perlu diperhatikan dalam mendirikan bangunan, rancangan bangunan yang telah dibuat oleh arsitek akan di kerjakan oleh tukang bangunan dibantu oleh pembantu tukang atau kuli.

Jumlah tukang bangunan yang diperlukan dalam satu proyek juga beragam, tergantung luas bangunan, tingkat kesulitan dan rencana waktu penyelesaian pekerjaan.

Berikut ini akan kami bahas secara mendetail upah tukang bangunan di Banyuwangi terkini tahun 2022 dengan sistem harian dan borongan, kiat memilih tukang bangunan serta metode menentukan upah tukang bangunan borongan.

Upah Tukang Bangunan di Banyuwangi 2022

Secara umum, rata-rata bayaran tukang bangunan harian di Banyuwangi adalah Rp. 100.000 sampai Rp. 250.000 per hari, sedang untuk upah tukang bangunan borongan ialah Rp. 3.000.000 sampai Rp. 5.000.000 per m2.

Bayaran tukang bangunan tersebut dapat lebih rendah atau lebih tinggi tergantung wilayah, keterampilan tukang dan macam bangunan yang akan dihasilkan.

Baca Juga :  Upah Tukang Bangunan di Mesuji Harian dan Borongan

Dalam prakteknya, untuk membikin rumah atau bangunan juga diperlukan sebagian tukang bangunan dengan keterampilan khusus seperti tukang cat, tukang batu, tukang kayu dan tukang gali tanah.

Berikut ini ialah tabel daftar upah tukang bangunan harian di Banyuwangi dengan berbagai keterampilan khusus.

Upah Tukang Bangunan Harian di Banyuwangi

Jenis TukangSatuanUpah
Kepala Tukangorang/hariRp. 175.000
Tukang Catorang/hariRp. 120.000
Tukang Kayuorang/hariRp. 130.000
Tukang Batuorang/hariRp. 140.000
Pembantu Tukangorang/hariRp. 100.000
Tukang Besiorang/hariRp. 130.000
Tukang Gali Tanahorang/hariRp. 100.000
Tukang Listrikorang/hariRp. 110.000

Perlu diperhatikan bahwa daftar upah tukang bangunan di Banyuwangi diatas bisa lebih rendah dan lebih tinggi tergantung rata-rata bayaran yang disepakati tempat Anda.

Upah diatas juga bisa lebih murah bila Anda menyediakan makan siang atau santapan untuk para tukang yang Anda pekerjakan.

Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan menerapkan tukang dengan cara upah harian yang bisa Anda amati untuk dijadikan referensi.

Kelebihan Tukang Bangunan Harian

  1. Pekerjaan tukang lebih terkontrol.
  2. Jikalau hasil pekerjaan tak layak dilanjutkan, dapat segera di berhentikan dan mencari pengganti tukang lain.
  3. Biaya lebih murah dibanding tukang borongan.
  4. Hasil lazimnya lebih bagus karena tidak terburu-buru.

Kekurangan Tukang Bangunan Harian

  1. Pekerjaan wajib selalu diawasi agar tukang bekerja dengan benar dan sesuai dengan arahan.
  2. Karena dibayar harian dan semakin lama waktu bekerjanya, para tukang akan mendapatkan upah lebih banyak, sehingga seringkali pekerjaan memakan waktu lebih lama.

Selain dengan sistem upah harian, Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan tukang bangunan dengan sistem borongan, berikut ini adalah daftar upah tukang borongan di Banyuwangi yang bisa Anda jadikan referensi.

Upah Tukang Bangunan Borongan per meter di Banyuwangi

Seperti yang telah kami sebutkan diawal, bahwasannya kisaran upah borongan tukang bangunan di Banyuwangi adalah Rp. 3.000.000 hingga Rp. 5.000.000 per m2 (tergantung ukuran dan jenis bangunan) untuk total bangunan hingga jadi atau sering disebut dengan sistem terima kunci.

Baca Juga :  Upah Tukang Bangunan di Lampung Utara Harian dan Borongan

Tetapi, apabila Anda ingin mempekerjakan tukang bangunan dengan sistem borongan untuk pengerjaan beberapa item tertentu, Anda bisa melihat tabel dibawah ini sebagai referensi.

Jenis PekerjaanSatuanUpah
Pemagaranm2Rp. 30.000
Galian Tanah Pondasim3Rp. 70.000
Pemasangan Betonm2Rp. 40.000
Pasang Batam2Rp. 30.000
Pasang Daun JendelaUnitRp. 70.000
Pasang Kusen JendelaUnitRp. 90.000
Pasang Daun PintuUnitRp. 100.000
Pasang Kusen PintuUnitRp. 150.000
Pasang Talangm2Rp. 70.000
Pasang Atapm2Rp. 120.000
Pasang Plafonm2Rp. 50.000
Pasang Keramik Lantaim2Rp. 50.000
Pasang Keramik Dinding m2Rp. 60.000
Pasang Keramik Kamar Mandi m2Rp. 50.000
Pengecatan Dinding m2Rp. 25.000

Cara Menghitung Upah Tukang Borongan

Sistem menghitung bayaran tukang borongan cukup mudah, pada dasarnya Anda cuma perlu mengalikan saja luas bangunan Anda dengan biaya upah yang telah menjadi kesepakatan.

Misal Anda berkeinginan membikin rumah tipe 60 atau dengan luas 60m2 dan besaran upah tukang borongan yang disepakati adalah Rp. 3.000.000 per m2. maka, tarif yang harus Anda bayar adalah 60 x Rp. 3.000.000 = Rp. 180.000.000.

Kemudian, jika Anda mau menggunakan tukang borongan untuk pengerjaan item tertentu, cara meghitungnya juga sama, misal pengerjaan pemasangan keramik lantai| tarif yang disepakati Rp. 50.000 per m2 akan dipasang pada lantai dengan luas 60m2, maka upah tukang borongan nya sebesar 60 x Rp. 50.000 = Rp. 3.000.000.

Sama seperti tukang denganupah harian, pemakaian tukang dengan sistem bayaran borongan di Banyuwangi juga ada kelebihan dan kekurangannya, berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan memakai tukang bangunan dengan sistem upah borongan.

Kelebihan Tukang Bangunan Borongan

  1. Progres relatif lebih cepat.
  2. Tidak perlu kerap mengawasi para pekerja, karena umumnya sudah ada kepala tukang yang mengatur pekerjaan.
Baca Juga :  Upah Tukang Bangunan di Sumba Tengah Harian dan Borongan

Kekurangan Tukang Bangunan Borongan

  1. Sebab dikerjakan dengan cepat, lazimnya hasil pekerjaan kurang teliti dan terkesan terburu-buru.
  2. Seandainya pekerjaan kurang bagus, tidak dapat segera minta stop para pekerja, sebab perjanjian pelaksanaan proyek hingga selesai.
  3. Tarif biasanya lebih mahal dibanding dengan upah pekerja harian.

Tips Memilih Tukang Bangunan di Banyuwangi

Sesudah Anda memahami perbedaan upah tukang bangunan di Banyuwangi dengan sistem harian dan borongan serta kelebihan dan keunggulannya, berikutnya kami akan memberikan kiat bagaimana memilih tukang bangunan yang pas di Banyuwangi supaya pengerjaan rumah atau hunian Anda berjalan sesuai agenda.

Berikut ini yakni beberapa kualifikasi standar yang patut dimiliki oleh tukang bangunan yang baik.

1. Sehat dan Bugar

Pastikan Anda mimilih tukang bangunan yang sehat dan bugar, pekerjaan tukang bangunan memerlukan energi jasmani yang prima sehingga kesehatan benar-benar diutamakan.

Usia tukang bangunan biasanya juga menentukan kesehatan dan energi fisiknya, tukang bangunan dengan usia 25 sampai 45 tahun biasanya sedang dalam masa produktif karena sudah cukup matang kekuatan fisik dan mentalnya.

2. Banyak Bekerja daripada Bicara

Dalam bekerja, tukang bangunan dituntut untuk bekerja dengan cepat dan tepat waktu, pekerjaan akan molor seandainya Anda mempekerjakan tukang yang banyak bicara, sebab akan mengganggu konsentrasi dirinya sendiri dan fokus pekerja lainnya.

3. Teliti

Pastikan juga tukang yang Anda pilih teliti dalam seluruh hal, karena dalam membikin atau mendirikan suatu bangunan semua sesuatunya seharusnya diperhitungkan dengan matang.

Dengan ketelitian dan kehati-hatian yang tinggi, bangunan akan berdiri dengan bagus dan para pekerja juga diharapkan terhindar dari kecelakaan kerja.

4. Tidak Buta Huruf dan Tidak Buta Warna

Tukang bangunan juga seharusnya bisa membaca, memahami angka dan tak buta warna karena dalam pengerjaan suatu bangunan akan senantiasa dihadapkan pada angka dan ukuran yang harus presisi.

Selain itu, buta warna juga menjadi perhatian khusus karena dalam mendirikan bangunan ada pelaksanaan pengecatan dan instalasi listrik serta dekorasi lain yang wajib {melihat|memperhatikan perbedaan warna.

5. Bisa Membaca Gambar Teknis

Pastikan tukang yang Anda pilih bisa membaca gambar teknis yang telah didesain oleh Arsitek Anda, tukang seharusnya bisa menerjemahkan gambar atau rancangan bangunan menjadi bangunan dan terhindar dari kekeliruan.

Kesimpulan

Menyusun Rencana Anggaran Biaya atau RAB bangunan adalah salah satu hal mutlak yang harus dilakukan sebelum membangun rumah atau hunian, salah satu item dalam RAB adalah upah pekerja atau upah tukang yang sudah kami jelaskan diatas.

Semoga daftar upah tukang bangunan harian dan borongan di Banyuwangi serta tips memilih tukang bangunan yang baik yang Arsiteki.id sajikan bisa memberikan manfaat untuk Anda.